CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0857-19456211 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0857-1945-6211
D0ED153E

Harga Beton Ready Mix|Minimix|Pompa Beton|Beton Instan

Cara Mengatasi Beton Retak

Friday, February 20th 2015.
cara-mengatasi-beton-retak

Cara Mengatasi Beton Retak. Paling tidak ada sedikitnya 3 bidang beton yang cenderung retak dari mulai yang membahayakan, sedang dan tidak membahayakan.

Beberapa Cara Mengatasi Beton Retak

Cara mengatasi beton retak – Dalam pelajaran Bahasa Indonesia saat sekolah dulu ada peribahasa “Tak Ada Gading yang Tak Retak”. begitu juga di dunia beton.
Pada artikel kami sebelumnya sudah dibahas mengenai penyebab beton retak yang dibagi menjadi 2 yaitu beton retak saat pembuatan beton dan beton retak setelah proses pembetonan selesai, baca juga : Penyebab Beton Retak  Jika pada artikel tsb kami membahas tentang penyebab keretakannya, pada artikel kali ini kami akan membahas tentang solusi mengatasi beton yang sudah terlanjur retak.
Paling tidak ada sedikitnya 3 bidang beton yang cenderung retak :

 

1. RETAK BETON BALOK
Retak struktur pada balok suatu struktur bangunan mempunyai pola retakan vertikal atau diagonal yang juga terdapat pola retak rambut. Retak pada balok bisa dikategorikan menjadi retak struktur, bisa terdiri dari retak lentur (memiliki pola retak : vertikal/tegak) biasanya dikarenakan beban yang melebihi kemampuan balok untuk menopang plat diatasnya dan retak geser (memiliki pola retak : diagonal/miring) yang biasanya terjadi setelah adanya retak lentur (pola vertikal). Retak geser juga bisa terjadi krn terkena gempa bumi. Retak pada balok dapat terjadi karena proses pengerjaan betonnya tidak sempurna. Bila terjadi retak retak kecil atau retak rambut biasanya terjadi karena pengaruh lingkungan, hal paling umum yang terjadi yaitu krn terkena sinar matahari langsung dan air hujan.

Alternatif solusi :

  • Beri tambahan kolom atau tiang kecil di sekitar retakan tsb yang berfungsi untuk membantu menopang beban dan menyalurkannya ke bawah atau pondasi.
  • Jika balok yang retak tsb tidak memungkinkan diberi tambahan kolom tambahan, injeksikan epoxy pada retakan, kemudian besarkan balok dengan memberikan perkuatan dari luar (eksternal).
  • Jika retakan yang terjadi kecil lakukan penambalan menggunakan plasteran agar besi tulangan tidak terkena udara luar yang berakibat karat.

 

2. KOLOM BETON RETAK
Retak pada kolom suatu bangunan dikategorikan menjadi 3 jenis : retak yang membahayakan, sedang dan membahayakan jika tdk segera ditangani. Lalu apa saja penyebab kolom bisa retak?

A. Retak Geser
Retak yang terjadi membentuk pola retak diagonal atau miring pada kolom biasa disebut retak geser. Penyebabnya krn terjadi gaya pada arah horizontal/datar. Retak geser spt ini cukup membahayakan jika tdk segera ditangani krn bisa menyebabkan kolom tsb roboh & gak mampu menopang bangunan.

B. Retak Lentur
Keretakan yang terjadi membentuk pola horizontal / datar, penyebabnya krn tekanan yang berlebih pada kolom tsb. Sama dgn retak geser diatas, retak lentur harus segera ditangani.

C. Selimut Beton Terkelupas
Selimut beton atau permukaan terluar dari kolom bisa terkelupas hal tsb krn kualitas atau mutu beton saat pembuatannya terdahulu kurang baik mutunya, sehingga selimut beton pada kolom tsb tdk kuat menopang beban dan mudah pecah/terkelupas. Kontrol terhadap pembuatan beton sedari awal mutlak diperlukan agar mutu beton tetap terjaga untuk menghindari beton retak.

D. Tulangan Bengkok
Bila kita melihat ada kolom utama suatu bangunan terlihat bengkok hal itu bisa disebabkan karena besi tulangannya terlalu kecil atau karena besi ring-nya (sengkang) kurang rapat. Simak terus cara mengatasi beton retak lanjutan dibawah ini ya…

E. Retak Rambut Dengan Pola Tidak Beraturan
Saat anda membangun rumah dan terjadi retak rambut dengan pola tidak beraturan hal itu tidak membahayakan, namun cukup mengganggu pemandangan. Retak retak tsb disebabkan karena pengaruh lingkungan utamanya karena perubahan suhu panas dan dingin yang cukup drastis. Misalkan anda membangun rumah saat musim panas, saat rumah tsb selesai sudah masuk ke musin hujan yang sering terkena air hujan dan suhu udara cenderung lebih dingin.

Alternatif solusi :

  • Untuk retak dengan pola diagonal dan horizontal bisa dilakukan pemeriksaan kekuatan kolomnya terlebih dahulu, jika masih kuat cukup lakukan grouting menggunakan epoxy pada daerah yang retak.
  • Jika analisa anda kolom tersebut kurang kuat menopang beban, diperlukan pelebaran ukuran /dimensi kolom yang berfungsi untuk memperkuat kolom tsb dan membantu menahan beban diatasnya.
  • Jika hanya retak retak kecil atau retak rambut cukup lakukan penambalan menggunakan plesteran agar terlihat lebih rata dan agar besi tulangan tidak berkarat jika terkena udara langsung.

 

3. BETON RETAK PADA DINDING/TEMBOK ATAU LANTAI
Retak yang terjadi pada dinding umumnya banyak disebabkan karena kualitas betonnya yang kurang baik. Untuk rumah yang dibangun secara massal retak pada dinding banyak ditemui.

Alternatif Solusi :

  • Suntikkan / grouting retakan menggunakan epoxy yang memiliki sifat mengikat dan cepat kering.

 

Demikian info Cara Mengatasi Beton Retak yang bisa kami sampaikan semoga bermanfaat untuk anda.

 

 

 

Pencarian Dari Google: