CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0857-19456211 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0857-1945-6211
D0ED153E

Perbandingan Campuran Beton 1 2 3

Thursday, December 15th 2016.

perbandingan-campuran-beton-1-2-3Komposisi Perbandingan Campuran Beton 1 2 3

Buat Anda yang pekerja bangunan atau kontraktor bangunan Perbandingan Campuran Beton 1 2 3 sudah pasti sering sekali mendengarnya, bahkan sudah sering mempraktekkan campuran tersebut dilapangan saat membangun suatu bangunan seperti bangunan tempat tinggal maupun pembangunan Ruko, pembangunan jalan dan masih banyak lagi lainnya. Rumus campuran tersebut dipakai oleh para tukang bangunan untuk menghasilkan suatu adukan beton karena dianggap yang paling umum dan paling mudah dilakukan tanpa harus menimbang satu persatu semen, pasir dan kerikil dimana tiga agregat tersebut nantinya akan dicampur menggunakan air yang berfungsi sebagi pelarut dan pencampur.

komposisi-perbandingan-campuran-beton-1-2-3Campuran tersebut memiliki arti 1 takaran semen : 2 takaran pasir : 3 takaran kerikil (batu split) yang kemudian dicampur dan dilarutkan menggunakan air. Rumus campuran tersebut harus memiliki satu (1) alat yang sama yang digunakan sebagai acuan takaran yang sama.  Biasanya untuk mencampur adukan beton tersebut tukang bangunan sering menggunakan ember bekas cat ukuran 25 kg (1 pail). Pada prakteknya sering sekali mereka tidak mematuhi aturan (rumus) tersebut, yang sering dilakukan adalah kekurangan atau kelebihan campuran semen pada adukan tersebut. Bila adukan beton tersebut kekurangan campuran semen efeknya adalah bila nanti adukan tersebut mengeras dan menjadi beton maka sudah bisa dipastikan mutu beton tersebut menurun, namun sebaliknya bila adukan tersebut kelebihan campuran semen maka mutu beton tersebut menjadi over atau menjadi mubazir.

Lain halnya bila dalam hal pengadaan adukan beton tersebut Anda order dari perusahaan ready mix dan dikirim menggunakan truk mixer, karena adukan beton yang akan anda terima di setiap proyek yang sedang Anda kerjakan di produksi dengan selalu menjaga kualitas bahan material dan selalu menjaga proses produksinya untuk memenuhi standar kualitas mutu. Setiap bahan material yang diterima di setiap batching plant seperti batu kerikil (split), batu screening, abu batu, pasir, semen dan air yang nantinya akan dipakai utk produksi selalu dijaga spesifikasi bakunya dan selalu dijaga agar konsisten seperti itu. Selain itu alat alat yang dipakai untuk menimbang bahan bahan material tersebut juga selalu di kalibrasi secara rutin agar volume beton yang di pesan selalu akurat dan sama.

Cara Membuat Adukan Secara Manual

Untuk membuat adukan beton dengan perbandingan campuran beton 1 2 3 yang baik, sebaiknya menggunakan mesin molen mini yang dilengkapi dengan mesin sebagai pemutarnya. Karena dengan menggunakan alat ini air yang dipakai untuk mencampur adukan tidak berceceran kemana mana dan karena dicampur menggunakan mesin menghasilkan putaran yang stabil dan membuat campuran menjadi homogen.

Bila tetap akan membuat campuran secara manual, siapkan dahulu pacul dan bahan bahan materialnya seperti semen, kerikil, pasir dan air. Gunakan ember bekas cat untuk menakar bahan materialnya, bila ember bekas cat 25 kg terlalu besar, bisa anda ganti menjadi ember bekas cat yang berukuran 5 kg. Ambil terlebih dahulu batu kerikil dengan takaran 3 ember, kemudian 2 ember pasir dan disusul dengan 1 ember semen yang ditaburkan diatas gundukan bahan bahan material tadi. Buat semacam tanggul di sekeliling gundukan material tadi menggunakan batu bata agar saat pencampuran nanti tidak luber kemana mana. Tambahkan air untuk mencampur adukan tadi, supaya tercampur dengan baik gunakan pacul atau sendok semen berukuran besar.

membuat-adukan-secara-manual-dengan-perbandingan-campuran-beton-1-2-3Ingat…! Gunakan air seperlunya saja jangan terlalu banyak, karena jika adukan beton terlalu encer (kebanyakan air), mutu beton yang akan dihasilkan nantinya tidak bagus. Kekentalan beton normal adalah 12 +/- 2 cm bila di tes menggunakan kerucut abrams.

Ciri ciri adukan beton kebanyakan air adalah agregat pasir dan batu split tenggelam karena terlalu banyak air.

Secara teori untuk menghasilkan 1 kubik (m3) beton diperlukan 215 liter air bersih, karena untuk membuat adukan beton ini secara manual sebaiknya dilakukan 6 kali pembuatan. Setiap pembuatan diperlukan 215 : 6 = 35 liter air bersih per pembuatan adukan.

Menuang Dan Memadatkan Serta Finishing Beton

Bila adukan sudah tercampur dengan baik kini saatnya menuangkannya ke dalam bekesting bekesting yang sudah disiapkan untuk membuat kolom,balok maupun plat lantai bangunan Anda. Pastikan bekesting yang dibuat kuat dan kokoh untuk menampung adonan beton segar di dalamnya. Tuangkan secara perlahan lahan dan untuk memadatkannya biasanya digunakan vibrator yang berfungsi menghilangkan rongga rongga udara yang terperangkap di dalam adukan semen. Bila tidak ada Anda bisa menggunakan besi atau kayu dengan panjang +/- 60 cm-an dengan cara di tusuk tusukkan ke dalam adukan tersebut.

Untuk menghindari retak retak kecil atau retak rambut pada permukaan beton, saat adukan mulai setting (mulai saling mengikat atau setengah basah) dan sesaat mulai mengering sebaiknya pada permukaan beton tersebut di poles berulang ulang menggunakan spatula. Agar mutu beton yang dihasilkan bagus maka tahap selanjutnya adalah curing beton atau pemeliharaan. Pada proses ini beton yang masih berumur muda tersebut harus selalu terjaga kelembabannya sampai dengan umur beton mencapai 28 hari atau paling tidak harus selalu lembab selama 3 hari – 7 hari, barulah mutu beton tersebut sudah dipuncak kekuatannya.

Demikian artikel Perbandingan Campuran Beton 1 2 3 ini semoga bermanfaat untuk Anda dan bisa Anda praktekkan sendiri.

 

 

 

 

 

Save

Save

Save

Pencarian Dari Google: