CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0857-19456211 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0857-1945-6211
D0ED153E

3 Cara Berbeda untuk Mendapatkan Beton

Tuesday, April 9th 2019.

Beton Segar yang Baik Harus Memenuhi Beberapa Syarat

3 Cara Berbeda untuk Mendapatkan Beton dilakukan orang untuk memenuhi kebutuhan salah satu material paling banyak digunakan di dunia ini. Beton adalah bahan komposit yang terdiri dari semen, pasir, agregat kasar, air dan campuran kimia (jika diperlukan). Membuat beton sangat mudah, tetapi pencampuran bahan beton yang tepat adalah yang paling penting karena mempengaruhi kualitas beton.
Beton yang dicampur dengan baik harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Beton harus seragam dalam warna.
  • Pencampuran semua bahan seperti semen, agregat halus, agregat kasar dan air harus homogen.
  • Pasta semen harus menutupi semua permukaan agregat.
  • Segregasi tidak boleh terjadi ketika pencampuran beton berlangsung.

Dalam pencampuran beton, ada tiga opsi yang bisa dipilih:

  1. Pencampuran manual (pencampuran beton tanpa mixer)
  2. Pencampuran menggunakan mesin (pencampuran beton dengan mixer)
  3. Beton siap pakai (readymix)

 

3 Cara Berbeda untuk Memperoleh Beton

mencampur-beton-secara-manual

01. Pencampuran manual (Mencampur Beton tanpa Mixer):

Pencampuran beton secara manual adalah proses pencampuran berbagai bahan beton secara manual tanpa mesin. Pencampuran beton tanpa mixer hanya digunakan untuk pekerjaan kecil. Pencampuran bahan biasanya dilakukan pada platform pasangan bata atau pelat lembaran besi datar.

Pencampuran beton secara manual bisa dilakukan dengan cara yang dijelaskan seperti di bawah ini:

  • Menakar sejumlah pasir yang sudah diukur diatas sebuah platform (bisa berupa triplek atau papan kayu), kemudian semen akan dituangkan ke pasir tsb.
  • Pasir dan semen harus dicampur secara merata dengan bantuan sekop dalam keadaan kering.
  • Setelah campuran pasir dan semen tercampur dgn baik barulah menambahkan agregat kasar yang sudah diukur takarannya, campuran semen pasir disebarkan di atas agregat kasar dan dicampur sampai merata.
  • Buat lubang (cekungan) di tengah bahan campuran tadi.
  • Tambahkan air sampai dengan 75% dari jumlah air yang dibutuhkan pada lubang (cekungan) tadi dengan bantuan sekop / pacul.
  • Tambahkan jumlah air yang tersisa dan lanjutkan proses pencampuran sampai warna campuran beton seragam dan konsistensi beton terlihat. Waktu pencampuran beton tidak perlu terlalu lama, cukup aduk selama 3 menit saja.
  • Platform pencampuran harus dicuci setelah selesai digunakan.

mencampur-beton-menggunakan-mesin-molen

02. Mesin Pencampur (Pencampuran Beton dengan Mixer):

Baca Juga :  Pondasi Tiang Pancang Beton

Mencampur beton dengan cara manual memang banyak dilakukan oleh sejumlah proyek, namun jika kebutuhan volumenya sudah meningkat maka cara tersebut sudah harus ditinggalkan dan tidak dianjurkan.

Pencampuran secara manual juga tidak menjamin homogenitas beton yang selalu konsisten. Selain itu dengan cara manual, pencampuran beton membutuhkan waktu yang lama dan kualitas beton yang dihasilkan pun juga tidak konsisten dan komposisi campurannya tidak homogen. Mesin mixer (pencampur) dapat memenuhi semua permintaan yang sudah disebutkan di atas. Saat ini berbagai jenis mixer beton tersedia baik yang bensin / diesel atau bertenaga listrik.

Pencampuran mesin dapat dilakukan dengan cara cara yang dijelaskan seperti di bawah ini:

  • Pertama-tama, mixer beton harus dibasahi dulu bagian dalam drum.
  • Setelah itu, semen, pasir dan agregat kasar harus ditempatkan dalam mixer beton portabel dalam proporsi yang diperlukan.
  • Bahan bahan kering tersebut harus dicampur terlebih dahulu dalam mesin mixer (pencampur). Setelah itu, sejumlah air dituangkan kedalam mixer secara bertahap saat mesin berputar.
  • Anda harus mencampur beton selama minimal dua menit setelah semua bahan berada dalam drum.
  • Jika ada volume beton yang harus dipisahkan, setelah diturunkan dari mixer, adukan beton harus diremix (diputar ulang).

beton-readymix

03. Ready Mix Beton:

Saat ini beton readymix sudah sangat menjamur di sekitar kota kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan kota kota besar lainnya terutama di pulau Jawa sebagai pulau terpadat di Indonesia.

Beton readymix atau beton segar siap pakai adalah campuran beton yang diproduksi di batching plant atau pabrik pengolahan beton baru kemudian diantar menggunakan truk mixer ke lokasi pengecoran. Produsen besar readymix seperti Holcim, Tiga Roda, Merah Putih, Jayamix, Adhimix menyiapkan banyak batching plant yang tersebar di berbagai kota untuk mendekati konsumennya. Kualitas beton yang dihasilkan beton readymix lebih baik daripada beton yang dicampur di lokasi. Selain beton yang diangkut menggunakan truk mixer regular produk beton juga berkembang salah satunya beton minimix.

Beton ini sama seperti beton regular namun diangkut menggunakan truk mixer yang lebih kecil, berukuran 1/3 lebih kecil dibandingkan truk mixer regular.

Dari 3 Cara Berbeda untuk Mendapatkan Beton yang dilakukan orang, bisa diambil kesimpulan bahwa pencampuran secara manual adalah metode pencampuran beton yang lebih murah tetapi direkomendasikan hanya untuk pekerjaan yang sangat kecil. Pencampuran beton yang tepat, dicapai hanya jika menggunakan mesin dan karenanya cara ini digunakan untuk proyek-proyek besar.

Baca Juga :  Finishing Beton Dan Perawatan Beton

Penggunaan beton ready mix menghemat waktu jika dibandingkan dengan pencampuran beton di lokasi (pencampuran manual atau mesin) dan kualitas beton juga lebih baik daripada pencampuran di lokasi pengecoran.