CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0878-7091-4835
-

Beberapa Tips Cek Kondisi Struktur Rumah Sebelum Menaikkannya Menjadi 2 Lantai

Friday, August 2nd 2019.

Jangan Langsung Meningkat Lantai Rumah Sebelum Cek Kondisi Struktur Konstruksinya

Sebelum merenovasi rumah dan meningkatkannya menjadi 2 lantai ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu kondisi struktur bangunan tsb apakah bisa dan sudah dipersiapkan untuk konstruksi rumah berlantai 2 atau belum..?

Pekerjaan untuk mengecek kondisi struktur bangunan, utamanya pondasi bangunan adalah wajib Anda kerjakan. Jangan pernah langsung merenovasi dan meningkat lantai bangunan menjadi 2 lantai dan mengabaikan pekerjaan pengecekan kondisi struktur bangunan apakah mampu menahan beban tambahan atau kah harus ada pekerjaan penguatan terlebih dahulu. Kalau kondisi struktur bangunan tidak memadai dan tidak kuat menahan beban tambahan maka bisa jadi bangunan tak kuat menahan beban dan ambruk. Hal tsb tentu akan merugikan keuangan Anda bahkan berpotensi membahayakan nyawa orang orang disekitar bangunan.

Jika rumah tersebut dari awal pembangunannya anda sendiri yang tahu kondisinya maka hal tsb tidak terlalu sulit, langsung saja Anda teruskan konstruksinya untuk menjadi 2 lantai. Lain halnya jika rumah yang akan Anda tingkat bukan anda yang merancang konstruksi maupun pondasinya, atau jika kondisinya rumah tsb dibeli di perumahan maka Anda gak tahu persis seperti apa kekuatan struktur bangunannya.

“Saran kami lakukan pengecekan ulang struktur bangunan yang akan ditingkat menjadi 2 lantai bila bangunan tsb dibeli dari orang sebelumnya atau dari pengembang perumahan. Biasanya pihak developer akan selalu mengatakan struktur bangunannya kuat dan kokoh tetapi tidak ada salahnya Anda melakukan pengecekan ulang. Datangkan ahli struktur bangunan untuk mengecek kondisi struktur bangunan Anda, namun jika kondisi keuangan terbatas Anda bisa mengeceknya sendiri, pada halaman ini kami akan sedikit mengulasnya dan memberikan beberapa tips untuk cek kondisi pondasi rumah sebelum menaikkannya menjadi 2 lantai”.

Cek Kondisi 4 Struktur Bangunan

Ada 4 hal yang harus Anda perhatikan pada pengecekan struktur bangunan, yaitu :

1.Pondasi

pondasi-batu-kali

Cara Mengetes

Lakukan penggalian pada titik tertentu untuk melihat kondisi pondasi bangunan Anda. Setidaknya lakukan cara ini pada 2 titik yang sdh ditentukan. Lakukan penggalian pada bagian luar rumah yang tidak terpasang keramik dekat pondasi dengan lebar +/- 50 cm.

Setelah kondisinya sdh tergali ukur kedalaman dari pondasi bangunan, jika kedalaman pondasi Anda berukuran 90 cm bahkan lebih maka kondisi pondasi bangunan tersebut aman dan cukup untuk dilakukan peningkatan lantainya. Tetapi jika ternyata kurang dari angka tsb maka perlu ada perkuatan pada struktur pondasi bangunan Anda.

Baca Juga :  PDA Test

Selain cek kedalaman pondasi, gunakan pahat beton yang banyak dijual di toko material bangunan. Pahat tsb digunakan untuk mengecek mutu adukan semen / beton pondasi. Pahat yang terbuat dari besi dengan ujung yang meruncing ini digunakan untuk mengetes kondisi pondasi jika tidak mudah pecah maka pondasi tsb siap untuk ditingkatkan.

Jika Hasil Pengetesannya Gagal

Jika ternyata kondisi pondasi bangunan anda kurang memadai maka Anda harus menambahkan dimensi (ukurannya) dengan cara menempelkan pondasi baru tepat disebelah pondasi lamanya. Ukuran pondasi yang baru ini memiliki tinggi 90 cm dan 20 -30 cm untuk lebarnya. Namun jika kedalaman pondasinya sdh cukup namun kualitas adukan semennya buruk maka sebaiknya pondasi tersebut ditambahkan lagi dengan pondasi baru dengan ketebalan 20 cm.

Sebaiknya penambahan perkuatan pondasi yang baru dikerjakan di semua bidang pondasi lama, hanya saja biasanya sulit dilakukan karena beberapa sebab, namun Anda bisa menambahkannya hanya pada pondasi yang bersinggungan (bertemu) dengan kolom praktis struktur bangunan Anda. Idealnya cara ini dilakukan dengan kedalaman pondasi harus lebih dari 1 meter untuk kondisi tanah normal sedangkan untuk tanah yang labil seperti tanah berlempung dan tanah liat adalah 1,3 meter dan ketebalan pondasi ditambahkan 20 cm.

2. Sloof

sloof-pondasi

Cara Pengetesan

Untuk mengetes struktur bangunan bernama sloof ini bisa dikerjakan berbarengan saat mengetes pondasi rumah karena letaknya yang berada persis diatas pondasi.

Ukuran panjang dan lebar sloof perlu menjadi perhatian, idealnya tinggi sloof yaitu 20 cm sedangkan lebarnya biasanya sama tebalnya dengan tebal dinding.

Selama pengecekan sloof ada baiknya melakukan pengecekan juga memakai pahat beton dengan cara yang sama saat mengetes pondasi. Bila saat dites pahat sloof mudah pecah maka kondisi sloof buruk tidak kuat untuk ditingkat.

Pemahatan sloof juga perlu dilakukan untuk melihat kondisi besi yang ada di dalamnya. Sebaiknya tulangan besi yang kuat untuk ditingkat adalah yang memiliki 6 bh tulangan dengan diameter 12 mm atau lebih.

Jika Hasil Pengetesan Gagal

Bila pengetesan pondasi berhasil sedangkan hasil tes untuk sloof tidak berhasil, maka Anda harus tetap menambah ketebalan pondasi setebal 10 cm, hal tsb bertujuan untuk memberi topangan pada sloof yang baru. Hal lainnya yaitu Anda harus menambahkan minimal 3 bh besi tulangan dgn ukuran 12 mm disamping sloof yang lama.

Baca Juga :  Perbandingan Jalan Aspal dan Jalan Beton

3. Kolom

kolom-praktis

Cara Pengetesan

Untuk mengetes mutu adukan beton pada kolom struktur caranya sama seperti sebelumnya yaitu menggunakan pahat beton, ketok kolom menggunakan pahat beton jika tidak mudah rusak kemungkinan besar kolom tsb mampu menahan beban untuk ditingkat.

Lihat juga besi yang ada pada kolom tsb setidaknya harus ada 4 besi tulangan dengan ukuran 12 mm pada kolom praktis dan 6 besi tulangan pada kolom utama.

Jika Hasil Pengetesan Gagal

Jika kolom yang ada sekarang sudah cukup memadai baik dari segi kuantitas, maupun kualitasnya maka tidak perlu ada penambahan kolom. Namun jika keberadaan kolomnya sedikit dan kurang memenuhi kualifikasi maka sebaiknya penambahan kolom perlu dilakukan. Dimensi kolom yang baru disamakan saja dengan dimensi kolom lama. Jika kondisinya parah dan dinding banyak yang retak dan rusak sebaiknya wajib membongkar dan menambahkan kolom yang baru.

4. Ring Balok

ring-balok

Cara Pengetesan

Untuk mengetes mutu adukan beton pada struktur ring balok caranya sama seperti pengetesan pada kolom dan sloof yaitu menggunakan pahat beton yang terbuat dari besi, ketok ring balok menggunakan pahat beton jika hasilnya tidak mudah rusak kemungkinan besar ring balok tsb mampu menahan beban untuk ditingkat.

Lihat juga besi yang ada pada ring balok tsb setidaknya harus ada 4 besi tulangan dengan ukuran min 10 mm pada ring balok dan berukuran minimal 15 x 15 cm.

Jika Hasil Pengetesan Gagal

Jika hasilnya tidak memenuhi syarat maka perlu ditambah ketebalan (ukuran)-nya atau kalau sdh parah maka perlu dibongkar dan dibuatkan ring balok baru.