CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0878-7091-4835
-

Cara Menggunakan Campuran Beton Instan

Monday, March 18th 2019.

cara-menggunakan-campuran-beton-instan

Untuk proyek pembetonan yang relatif kecil seperti perbaikan trotoar atau jalan masuk ke rumah, beton instan dapat menjadi alternatif penghematan uang untuk membeli beton curah Ready-Mixed. Produk ini, tersedia dalam kantong atau sak semen dengan berat 50 kg / sak dan dapat dibeli di website kami ini atau di toko toko bangunan disekitar Anda. Berikut ini adalah Cara Menggunakan Campuran Beton Instan kami sajikan agar Anda tau bagaimana cara menggunakannya.

 

Cara Pemakaian

1.Cari tahu berapa banyak volume beton yang dibutuhkan untuk proyek Anda. Ketahui berapa panjangnya, lebar dan kedalaman ruangnya. Hal tsb untuk menentukan ukuran kubik atau volume dari beton yang Anda butuhkan. Selanjutnya bagi volume kebutuhan Anda dengan 0.024 (1 sak beton instan setara dengan 0.024 m3) untuk menentukan berapa sak beton instan yang Anda butuhkan.

2.Siapkan semua alat yang Anda perlukan untuk proses pembetonan dan buat leveling tanah serta cetakannya jika diperlukan. Tempatkan semua baja sebagai tulangannya dan secara umum pembetonan Anda sudah hampir siap.

3.Beli produk beton instan dan produk pendukungnya sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut adalah beberapa contoh produk beton instan dan produk pendukung lainnya yang tersedia:

  • Beton Instan : yaitu campuran yang didalamnya berisi kerikil, pasir, dan campuran semen Portland yang dikemas kering dalam satu kantong semen dgn berat 50 kg / sak. Mutu beton yang tersedia yaitu : mulai dari K-B0 hingga K-600 dan mutu khusus lainnya. Harga Beton Instan beragam sesuai dengan mutu betonnya.
  • Mortar instan : yaitu campuran yang didalamnya berisi pasir dan campuran semen Portland yang sudah dicampur dengan komposisi tertentu dan dikemas kering dalam satu kantong semen. Harga Mortar Instan juga beragam sesuai dengan spesifikasinya.
  • Campuran pasir yang tidak mengandung kerikil atau batu (agregat kasar) dan digunakan untuk grouting atau topping, di mana permukaan yang lebih halus diinginkan.

4.Kumpulkan semua material dan alat alat yang Anda perlukan untuk menyelesaikan proyek Anda. Seperti beton instan, air bersih, sekop, dan wadah untuk pencampuran.

5.Buka sak beton instan Anda dan tuangkan ke dalam wadah pencampuran. Gerobak dorong ideal untuk mencampur beton instan dalam jumlah kecil. Hindari menumpahkan produk ini pada permukaan rumput dan tetap melawan angin untuk menghindari menghirup debu dari produk ini.

Baca Juga :  Karakteristik Beton Dan Sejarahnya

6.Buat sedikit lubang di tengah campuran beton instan yg sdh tertuang, gunakan sekop atau sendok semen atau pacul. Lubang ini berfungsi sebagai tempat penampungan air saat akan ditambahkan nantinya. Tuangkan air sedikit demi sedikit. Jangan khawatir akan terciprat adukan beton tsb, karena semua isi dalam 1 sak tsb harus dicampur sepenuhnya sebelum beton digunakan.

7.Atau bisa juga saat mencampur beton dengan gerobak dorong, air ditambahkan terlebih dahulu dan campuran kering dimasukkan setelahnya. Semen Portland, bahan utama dalam beton, langsung terkena genangan air mengawali hidrasi bukan sebaliknya. Membuat campuran beton dengan sekop lebih mudah dilakukan jika dicampur diatas gerobak dorong.

8.Rasio air terhadap campuran kering beton instan yang disarankan adalah 4 hingga 5 liter untuk 1 sak beton instan isi 50 kg. Namun Anda bisa mengira-ngira berapa banyak air yang dibutuhkan untuk mencampur beton instan ini di lokasi pengecoran.
Sebaiknya tambahkan air sedikit demi sedikit agar campuran beton tidak terlalu encer atau malah kebanyakan air yang menyebabkan segregasi dan menyebabkan kuat tekan beton menjadi menurun.

9.Saat mencampur dengan sekop, kayuh sekop seperti Anda sedang mengayuh sebuah kano. Tancapkan sekop dalam campuran dan dayung ke belakang,raup campuran dan membawanya kembali ke depan hingga bersentuhan dengan air. Dengan kata lain campuran beton instan diaduk aduk merata bersama air yang ditambahkan sedikit demi sedikit.

Kami menyarankan mencampur beton instan dan air dengan menggunakan mesin molen mini agar campuran bisa homogen, untuk mengetesnya bisa dilihat pada campuran tsb,jika pada campuran banyak bongkahan yg berbentuk bola = terlalu kering. Jika mengalir = terlalu banyak air (encer).

Campuran yang tepat untuk beton terkuat berada di antara kering dan berair (memiliki tingkat keenceran yang sedang).

10.Aduk beton instan dan air menggunakan sekop atau cangkul, sehingga semua bahan basah. Tambahkan air tambahan sampai beton menjadi plastis (pasta) seperti yang Anda inginkan untuk proyek Anda. Hindari membuat beton terlalu encer atau pekat (kental), karena kelebihan air akan melemahkan beton jadi, dan membuat agregat kasar terpisah dari campuran.

11.Lanjutkan pencampuran selama satu atau dua menit agar campuran menjadi homogen. Beton mengeras melalui proses hidrasi, oleh krn itu terus mencampur bahan akan memastikan reaksi akan terjadi sepenuhnya.

Baca Juga :  Apa itu Bleeding Beton

12.Tuangkan campuran beton ke dalam cetakan, haluskan permukaan dengan sendok semen atau alat lain sehingga setiap beton tambahan yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan dapat dengan mudah diperkirakan.

13.Agar permukaan beton menjadi rata antara satu sisi dengan lainnya Anda bisa menggunakan kayu atau papan lurus yg dijadikan jidar. Rojok rojok adukan selama penuangan ke cetakan menggunakan besi atau kayu untuk memadatkan campuran dan menghilangkan rongga udara atau kantong udara yang mungkin terperangkap / terbentuk pada adukan saat Anda menuangkannya.

14.Selesaikan penuangan dan perataan beton sesuai dengan kebutuhan Anda atau persyaratan desain proyek.

15.Beri pembatas atau barikade di sekitar area pembetonan untuk mencegah orang yang lewat masuk ke dalamnya (yang dapat merusak proyek Anda yang sudah selesai). Bersihkan alat-alat kerja Anda, bersihkan area disekitar area tersebut, dan buang kantong-kantong kosong setelah Anda selesai.

16.Teknik selanjutnya adalah merawat beton yang sudah tertuang tadi agar saat beton mengering nantinya kuat tekannya benar benar maksimal dengan cara memastikannya selalu dalam keadaan lembab setidaknya 3 hari hingga 7 hari kedepan. Jika pembetonan untuk jalan (horizontal) pastikan jangan terkena air hujan atau panas matahari langsung diawal awal penuangan beton.

Semoga halaman Cara Menggunakan Campuran Beton Instan ini bisa bermanfaat & berguna untuk Anda.