CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0878-7091-4835
-

Mengenal Pondasi Tiang Pancang

Thursday, September 12th 2019.
tiang-pancang-berbentuk-langsing-panjang

Tiang pancang berbentuk langsing panjang

Tiang Pancang Berbentuk Langsing Panjang

Pondasi tiang pancang atau pile foundation dalam bahasa inggris, yaitu bagian dari struktur bangunan yang memikul dan meneruskan beban dari struktur bangunan yang ada diatasnya ke tanah penahan yang berada di kedalaman tertentu. Penasaran kan kelanjutan dari artikel mengenal pondasi tiang pancang ini..?? jangan kemana mana ya baca terus kelanjutannya.

Tiang pancang memiliki bentuk langsing dan panjang yang nantinya bertugas untuk meneruskan beban dari bangunan yang berada diatasnya ke tanah yang berada di kedalaman tertentu. Bahan baku tiang ini ada yang terbuat dari kayu, besi baja dan dari bahan beton. Pada artikel kami kali ini yang dibahas adalah Pondasi Tiang Pancang Beton karena jenis pondasi yang terbuat dari bahan baku beton ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan yang terbuat dari bahan lainnya. Untuk memancang tiang pancang kedalam tanah dilakukan dengan beberapa cara seperti : di pukul dan di dongkrak yang nantinya akan dihubungkan dengan Pile Cap.

Sejarah Penggunaan Tiang Pancang

Pondasi yang berbentuk tiang sudah bertahun tahun yang lalu digunakan orang sebagai penerima dan system transfer beban. Di awal peradaban manusia pondasi ini banyak dipergunakan orang pada bidang komunikasi, pada bidang konstruksi bangunan, bidang pertahanan Negara dan bidang strategis lainnya mulai dari desa hingga kota yang digunakan didekat sungai maupun danau. Tiang ini dipakai untuk memperkuat tanah penunjang.

Dahulu tiang pancang terbuat dari kayu dan untuk memasangnya pada saat itu dengan cara dipikul kedalam tanah dengan menggunakan tangan ataupun dengan cara melubangi tanah dan diisi kembali menggunakan batu dan pasir.

Christoffoer Polhem tahun 1740 menciptakan sebuah alat yang menyerupai mekanisme pile driving yang digunakan sekarang ini. Tahun 1800 an tiang baja yang terbuat dari besi baja (steel pile) sudah banyak digunakan baru pada tahun 1900 an tiang pancang beton / concrete pile digunakan. Dengan adanya revolusi industry hal tersebut berdampak penting pada alat pile driving untuk pemancangan dengan adanya penemuan mesin uap dan mesin diesel.

pemancangan-tiang-pancang-beton

Hammer diesel sedang menancapkan tiang pancang ke dalam tanah

Karena permintaan akan kebutuhan rumah yang semakin gencar hal tersebut memaksa para pengembang perumahan untuk memanfaatkan lahan tanah yang memiliki karakteristik yang tidak terlalu bagus. Hal tersebut mengakibatkan modifikasi dan pengembangan alat pile driving untuk pemancangan yang berakibat pada banyaknya teknik teknik instalasi tiang pancang yang bermunculan.

Baca Juga :  Pengertian Beton

Tujuan Pemakaian Pondasi Tiang Pancang

Sama seperti pondasi tipe lain, penggunaan pondasi tiang pancang bertujuan untuk :

  1. Menyalurkan beban bangunan yang ada diatasnya ke lapisan tanah yang lebih keras
  2. Menahan beban uplift, vertical dan lateral

Pondasi tiang pancang digunakan orang karena tanah dasar pada lokasi bangunan tersebut tidak memiliki kapasitas daya pikul yang memadai. Jika dari hasil pemeriksaan tanah memperlihatkan bahwa lapisan tanah dangkal pada lokasi bangunan tidak stabil dan tidak terlalu keras atau kalau hasil dari perkiraan penurunan tidak memadai maka pemakaian pondasi tiang pancang bisa menjadi pertimbangan. Jika kita hitung lebih jauh lagi, perkiraan biaya yang timbul bisa menjadi indicator kalau pondasi tiang pancang berbiaya lebih murah dibandingkan jenis pondasi lainnya dan bila dibandingkan dengan ongkos / harga perbaikan lapisan tanah.

Pada kasus konstruksi bangunan berat kapasitas daya pikul tanah dangkal disekitar bangunan biasanya tidak akan memadai oleh karenanya konstruksi bangunan di bangun diatas pondasi tiang pancang. Namun untuk kondisi tertentu pondasi tiang pancang pun dipakai pada kondisi tanah yang normal, hal tersebut bertujuan untuk menahan beban horizontal. Tiang pancang merupakan pondasi yang sangat tepat pada pekerjaan infrastruktur diatas air seperti pelabuhan ataupun dermaga.

Ukuran Tiang Pancang

Tiang pancang yang umum di produksi memiliki beberapa ukuran, namun secara garis besar berdasarkan ukurannya tiang pancang dibagi menjadi 2, yaitu minipile dan maxipile.

A.Minipile

Sesuai dengan namanya tiang pancang ini berukuran kecil yang biasanya dipergunakan pada bangunan bertingkat rendah serta kondisi tanah yang relative baik. Harga Tiang Pancang Mini Pile beragam sesuai dengan bentuk dan ukuran yang dipilih serta lokasi dan tingkat kesulitan pemancangannya. Bentuk, ukuran dan kekuatan yang bisa ditopang adalah sbb :

1.Berbentuk segitiga dgn ukuran yaitu 28 cm dan 32 cm.

>Tiang pancang dengan bentuk penampang segitiga ukuran 28 bisa menopang beban rata rata antara 25 hingga 30 ton
>Tiang pancang dengan bentuk penampang segitiga ukuran 32 bisa menopang beban rata rata antara 35 hingga 40 ton

Baca Juga :  Menghitung Lama Waktu Sewa Pompa Beton

2.Berbentuk bujur sangkar dgn ukuran yaitu 20 x 20 cm dan 25 x 25 cm.

>Tiang pancang dengan bentuk penampang bujur sangkar ukuran 20 x 20 cm bisa menopang rata rata antara 30 – 35 ton
>Tiang pancang dengan bentuk penampang bujur sangkar ukuran 25 x 25 cm bisa menopang rata rata antara 40 – 50 ton

B. Maxipile

Tiang pancang maxipile ini mempunyai bentuk bulat dan kotak (spun pile dan square pile). Tiang pancang dengan ukuran maxi ini dipergunakan untuk menopang beban yang besar pada bangunan atau gedung bertingkat tinggi. Bahkan untuk tiang pancang maxipile dengan ukuran 50 x 50 cm bisa menopang beban hingga 500 ton.

Kelebihan dan Kekurangan Tiang Pancang

Kelebihan :

  • Kualitas atau mutu tiang pancang yang dibuat dari beton terjamin baik karena dibuat dengan system fabrikasi seperti pada Saluran U Ditch, Pagar Panel Beton sebelum dikirim ke lokasi pemancangan.
  • Dapat mencapai daya dukung lapisan tanah yang paling keras sekalipun walaupun tanah keras tersebut berada di lapisan bawah permukaan tanah.
  • Daya dukung gak cuma pada ujung tiang pancang, namun lekatan di sekeliling tiang pancang.
  • Pada pemakaian tiang kelompok atau grup, daya dukungnya sangat kuat sekali, dimana 1 beban tiang ditahan oleh 2 atau lebih tiang.
  • Biaya pembuatan pondasi tiang pancang relatif lebih murah jika dibandingkan pondasi sumuran.
  • Kondisi sekitar pembuatan pondasi lebih bersih jika dibandingkan pembuatan pondasi sumuran.

Kekurangan :

  • Jika lokasi proyek berada di gang kecil dan sempit hal tsb sult dilakukan karena factor angkutan.
  • Sistem ini baru ada di wilayah perkotaan dan sekitarnya.
  • Keberadaan (jarak) lokasi, tingkat kesulitan dan volume pemancangan yang sedikit membuat biaya pembuatan pondasi ini menjadi lebih mahal.