CONTACT PERSON :
0812-1180292 / 0852-31115717 / WA : 0878-70914835 / Telp&Fax : 02189952939
PENTING...!!
Pemesanan Sebaiknya 2 - 3 hari Sebelumnya. Pembayaran Cash Sebelum Barang Dikirim !
EMAIL :
momo.sukarmo@gmail.com / cvmandirijayabeton@gmail.com
0812-1180-292
0852-3111-5717 / 0878-7091-4835
-

Perbandingan Jalan Aspal dan Jalan Beton

Monday, April 29th 2019.

perbandingan-jalan-beton-dan-jalan-aspal

Ketika kita pergi ke suatu tempat dan melewati sebuah jalan, sering kita jumpai jalan tersebut terbuat dari beton dan juga ada yang terbuat dari bahan aspal. Kedua jalan tsb memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri dan sangat cocok untuk konstruksi jalan. Tapi mana bahan terbaik untuk digunakan dalam membangun sebuah jalan? Mari kita bahas tentang Perbandingan Jalan Aspal dan Jalan Beton mengenai pro, kontra, dan sifat materialistis dari masing-masing bahan ini yuk kita cari tahu tentang kedua material ini..!

 

Pilihan Penampilan dan Desain

Beton memiliki banyak pilihan dekoratif dan prospek desain dibandingkan dengan aspal. Dapat diwarnai dengan berbagai warna untuk membentuk pola yang unik dan berwarna-warni. Demikian pula, beton juga dapat dicetak ke dalam desain yang berbeda. Di atas permukaan beton ini, orang dapat dengan mudah memberikan berbagai jenis “finishing touch” pada beton.

Di sisi lain, aspal tidak memiliki opsi dekoratif seperti beton. Aspal hanya datang dalam warna hitam standar. Karena aspal harus diroll dan ditekan (dikompres) untuk membuat permukaannya rata, tidak ada cara untuk memberikan sentuhan unik seperti beton.

 

Kompatibilitas Terhadap Cuaca dan Iklim

Cuaca merupakan faktor penting dalam memutuskan apakah akan memilih aspal atau beton untuk sebuah jalan.

>> Di wilayah dengan iklim yang lebih panas misalkan, jalan yang terbuat dari beton lebih cocok di daerah yang cuacanya cenderung jauh lebih panas daripada jalan aspal. Jalan yang dibangun menggunakan aspal, rentan terhadap keretakan dan crack karena tar bisa melunak dengan cukup mudah dalam suhu yang panas.

>> Di wilayah dengan iklim yang lebih dingin misalkan, jalan terbuat dari aspal lebih cocok untuk jenis cuaca ini daripada jalan yang terbuat dari beton. Crack mudah terbentuk di jalan yang terbuat dari beton karena embun yang membeku. Demikian pula, garam yang digunakan untuk membersihkan salju pada permukaan jalan, garam mempunyai efek negative terhadap jalan yang terbuat dari beton. Namun di sisi lain, aspal tahan terhadap garam.

Karena aspal berwarna gelap, aspal mempunyai sifat menyerap panas dari matahari yang membuat pencairan es lebih cepat.

>> Lubang dan pertumbuhan akar : beton lebih tahan terhadap lubang dan akar dibandingkan dengan aspal karena kekakuan dan kekerasannya.

Baca Juga :  Beton Ready Mix dan Aplikasi Beton

>> Perubahan cuaca: di beberapa daerah di mana cuaca sering berubah, beton bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan dengan aspal untuk konstruksi jalan. Ini karena tepi jalan beton bisa tahan terhadap cuaca lebih baik daripada jalan aspal.

 

Perawatan dan Perbaikan

>> Pelapisan: jalan aspal perlu pelapisan ulang setelah sekitar 8 bulan pengaspalan karena aspal tsb akan tetap lunak selama waktu itu. Setelah pelapisan pertama, jalan tsb perlu dilapisi lagi setiap 4 sampai 5 tahun. Beda halnya dengan jalan yang terbuat dari beton, sekali jalan tersebut sudah terbangun menggunakan beton maka tidak perlu dilapisi lagi selama sekitar 50 tahun ke depan.

>> Noda: noda pada jalan yang terbuat dari beton mudah terlihat karena warnanya yang terang sedangkan aspal tidak mudah ternoda seperti beton. Namun, pelapisan ulang juga bisa membantu mengurangi noda.

>> Retakan: Pelapukan dan penuaan akan menginfeksi retakan pada jalan yang terbuat dari beton dan aspal. Namun, retakan pada aspal lebih mudah diperbaiki daripada retakan pada beton. Selain itu, biaya pemeliharaan aspal cukup minim dibandingkan beton.

 

Keawetan

Umur jalan sangat bergantung pada kondisi iklim tempat dan struktur pondasi jalan itu sendiri. Namun, secara umum, jalan yang terbuat dari beton dapat bertahan lebih lama dari pada jalan aspal jika dirawat dengan benar.

 

Harga

Membangun jalan aspal jauh lebih ekonomis daripada membangun jalan beton. Jalan yang terbuat dari aspal rata-rata biasanya berharga sekitar Rp. 110.000 per meter persegi, cek harga Jasa Pengaspalan Jalan << disini. Sedangkan untuk jalan yang terbuat dari beton, harga beton readymix yang ditawarkan untuk mutu beton K-225 mulai dari Rp.780.000-an meter kubiknya. Cek >> Harga Beton Ready Mix sesuai dengan mutu beton yang dipilih.

Semoga artikel kami tentang Perbandingan Jalan Aspal dan Jalan Beton kami ini bisa bermanfaat buat Anda dan memberikan pencerahan untuk kita semua.